ID | EN
Kemahasiswaan Universitas Riau

Kompetisi Mahasiswa Pengusaha

Jadilah Mahasiswa Pengusaha...

Agenda Penting

Pelaporan Akhir
06 – 15 November 2026
Monitoring dan Evaluasi II
01 – 05 November 2026
Mini Expo
Oktober 2026
Laporan Kemajuan
06 – 20 September 2026
Monitoring dan Evaluasi I
01 – 05 September 2026
Pelaksanaan dan Pendampingan
05 Juli – 15 November 2026
Pengusulan Proposal
23 - 30 Juni 2026
Pengumuman
04 Juli 2026
Sosialisasi
18 - 22 Juni 2026
Seleksi Proposal
01 - 03 Juli 2026

Kabar KMP

Berita dan informasi KMP
Lihat Semua

Format File Unggah Proposal


Silahkan unggah proposal dalam format pdf. Pastikan file bisa diakses (tidak dibatasi). Apabila file tidak dapat dibuka, maka proposal akan dieliminasi. Keep spirit Pejuang Preneur., kabar, ( 2026-06-17 )

Mekanisme Pencairan Dana KMP UNRI 2026


a) Pencairan Termin 1, 50% dari total dana disetujui setelah penetapan peserta KMP UNRI 2026;
b) Pencairan Termin 2, 30% setelah pengumpulan laporan kemajuan dan verifikasi penggunaan dana 50%;
c) Pencairan Termin 3, 20% setelah pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap laporan akhir dan verifikasi penggunaan dana 100%., kabar, ( 2026-06-16 )

KMP 2026


KMP merupakan program pengembangan usaha mahasiswa yang telah memiliki prototipe produk atau sudah menjalankan usaha. Universitas Riau memberikan kesempatan kepada mahasiswa aktif tingkat sarjana yang memenuhi syarat untuk mengikuti program KMP. Pada tahun 2026 ini terdapat dua kriteria usaha yaitu bisnis non digital dan bisnis digital guna mendukung minat mahasiswa berperan serta mendorong digitalisasi dan peningkatan ekspor di Indonesia. Kriteria bisnis non digital dibagi dalam 8 kelompok peminatan usaha yaitu :
(a) Keteknikan,
(b) Kimia dan Obat – Obatan,
(c) Food and Beverage,
(d) Jasa dan perdagangan,
(e) Fashion,
(f) Budidaya hewan dan tanaman,
(g) Kesehatan dan Kecantikan, dan
(h) Industri Kreatif berbasis Ekonomi Sirkular.

Sedangkan untuk bidang digital terdiri dari 3 kelompok, yaitu :
(a) Marketplace,
(b) Aplikasi jasa kesehatan, pendidikan, konsultasi, kecantikan, dll, dan
(c) Media Informasi.

Program ini diharapkan dapat mendorong lulusan yang bukan hanya sebagai pencari kerja (job seeker) namun sebagai pencetak lapangan kerja (job creator) sehingga berdampak terhadap penambahan keterserapan pengangguran terdidik., kabar, ( 2026-06-16 )